panduan penelitian

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Latar belakang bercerita tentang hal-hal yang melatar belakangi dilakukannya penelitian tersebut. Dimulai dari keterangan globlal sampai mengerucut.

1.2 Rumusan Masalah
Adalah rumusan terhadap masalah yang akan diteliti. Diawali dengan kata tanya semisal: Bagaimanakah……., Apakah …..,

1.3 Batasan Masalah
Berisi pembatasan terhadap permasalahan yang akan diteliti. Bertujuan supaya masalah yang diteliti tidak melebar. Misalnya kita mempunyai judul penelitian Pengaruh Pencahayaan Pada Image Capture, maka kita dapat membatasi permasalahannya dengan 1. Image capture yang digunakan hanya untuk kamera digital merk Canon Powershot A400. 2. Ukuran image maksimum 2048 x 1536 pixel, dan seterusnya.

1.4 Tujuan
Menerangkan hasil akhir yang akan didapat setelah dilakukan penelitian. Misalnya kita mempunyai judul penelitian Pengaruh Pencahayaan Pada Image Capture, maka Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mendapatakan hasil pencahayaan yang terbaik pada fotografi. 2. Mendapatkan foto dengan kualitas yang bagus. 3. Dan sebagainya.

1.5 Manfaat
Manfaat menerangkan kegunaan nyata untuk masyarakat dan ilmu pengetahuan.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
Berisi tentang teori teori yang mendasari penelitian anda. Teori teori ini ditulis sebagaimana aslinya.

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Tempat dan waktu Penelitian
Berisi tempat penelitian dan waktu penelitian

3.2. Bahan dan Peralatan
Bahan dan peralatan yang digunakan untuk penelitian.

3.3. Prosedur Penelitian
Berisi tentang cara anda menyelesaikan permasalahan yang ada di rumusan masalah. Cara penyelesain tersebut disusun menjadi sebuah prosedur (cara kerja). Misal judul penelitiannya adalah Pengaruh Pencahayaan Pada Image Capture, sedangkan Rumusan Masalahnya adalah Bagaimanakah menghilangkan pengaruh pencahayaan redup pada proses image capture ?, maka prosedur penelitiannya disusun untuk meneliti cara menghilangkan pengaruh pencahayaan redup tersebut pada proses image capture.

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Pembuatan Software
Berisi hasil-hasil yang telah dikerjakan dan diteliti. Hasil bisa berupa tabel asli, grafik asli, gambar asli, dan sebagainya. Asli mempunyai arti bahwa gambar tersebut tidak direkayasa dan dapat dipertanggung jawabkan oleh pembuatnya.

4.2. Analisa Pembuatan Software
Berisi analisa terhadap hasil yang telah dikerjakan dan diteliti. Analisa bisa mengacu pada sebuah teori yang valid atau sebuah instrumen (alat acuan) lain yang valid. Valid mempunyai arti bahwa teori atau instrumen yang menjadi acuan tersebut sudah diakui oleh masyarakat ilmiah. Analisa harus menyertakan 3 faktor penelitian yaitu : Ketelitian (precision), Ketepatan (accuracy), dan Keterulangan (reproducibility).

Ketelitian (precision) adalah selisih antara hasil penelitian dengan hasil alat ukur pembanding. Misal saya membuat zat ternyata diuji dg alat saya menghasilkan 4,8 ppm. Diuji dg alat pembanding menghasilkan 5 ppm, ke akurasian alat saya adalah 5 – 4,8 = 0.2. Dalam penulisan ilmiahnya ditulis dengan (4,8 ± 0,2) ppm. Alat pembanding diambil dari instrumen yang sudah valid.

Ketepatan pengukuran / Akurasi (accuracy) adalah persen dari keakurasian data tersebut. Contoh saya buat 5 ppm zat A, 5 ppm zat B dan 5 ppm zat C ternyata alat saya selalu menunjukkan 4.8 ppm zat A, 4,8 zat B dan 4.8 zat C. Sehingga ketelitian alat saya adalah 80 %. 80 % dihitung dari 5 – 4,8 = 0,2 = 20%. 100 % – 20 % = 80 %

Keterulangan (reproducibility) adalah pengukuran yang dilakukan secara berulang-ulang terhadap hasil software atau instrument buatan saya dan alat saya selalu menunjukkan angka ketelitian 80 % (selisih 20 % dari alat yang valid). Maksud dari berulang ulang adalah pengukuran dilakukan secara berulang minimal 100 kali pengulangan. Dengan pengukuran berselang 3 harian atau 5 harian. Dari keterulangan tersebut jika software, alat atau instrument selalu menunjukkan ketelitian 80 % maka alat atau instrument yang anda buat menunjukkan tidak terpengaruh oleh kondisi. Untuk bisa layak digunakan masyarakat umum maka ditetapkan standart error Internasional dan Dikti, untuk standar error yang diijinkan maksimal mempunyai ketelitian alat sebesar ± 0,05 atau sebesar ±5 % atau alat harus mempunyai ketepatan pengukuran (accuracy) sebesar 95 %.

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Kesimpulan merupakan jawaban Rumusan Masalah. Jika Rumusan Masalah ada 4 point, maka Kesimpulan juga empat point.

5.2 Saran
Saran diberikan untuk kesempurnaan penelitian atau pengembangan selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA
Berisi daftar buku (pustaka) yang telah dijadikan referensi dalam penelitian.

sumber : pak catur

1 Komentar

  1. matur nuhun…. panduannya sangat membantu…. buat tesis….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s